• This is default featured slide 1 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 2 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

Tampilkan postingan dengan label artikel teknologi terbaru. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label artikel teknologi terbaru. Tampilkan semua postingan

Ambulans Berlogo Gerindra yang Berisi Batu Tunggak Pajak, STNK Mati

Ambulans Berlogo Gerindra yang Berisi Batu Tunggak Pajak, STNK Mati - Ambulans berlogo Gerindra berpelat nomor B 9686 PCF yang diselamatkan polisi ketika kerusuhan 22 Mei menunggak pajak. 

Di sisi samping mobil tertulis Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Tasikmalaya. Berdasarkan pencarian Kompas.com melewati laman sah Samsat Jakarta, mobil itu diketahui sudah menunggak pajak kendaraan bermotor semenjak 25 Februari 2015. 

Google Image - Ambulans Berlogo Gerindra


Di samping itu, masa berlaku STNK mobil itu telah berakhir sejak 25 Februari 2018. Oleh sebab itu, mobil itu dikenakan denda Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Rp 390.600 di luar pajak pokok Rp 1.627.500. Mobil tersebut juga dikenakan denda Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) sebesar Rp 100.000. 


Kerusuhan Sebelumnya, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Muhammad Iqbal mengatakan, polisi mengejar ambulans berlogo partai yang di dalamnya sarat batu dan alat-alat di sekitar lokasi demonstrasi. Namun, ia tak mau menuliskan nama partai yang logonya terpasang di ambulans tersebut. 

Sementara itu, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo mengatakan, kepolisian pun akan mendalami sangkaan keterlibatan partai dalam temuan ambulans mengandung batu-batu tersebut. 


"Kalau terdapat keterlibatan partai politik bakal didalami, terus siapa aktor intelektual di balik tersebut semua," kata Dedi. Polisi bakal meminta penjelasan para saksi berhubungan temuan tersebut.
Share:
[POPULER MEGAPOLITAN] Rencana Penyerangan ke Jokowi | Kerusuhan 22 Mei | Penangkapan Budiono - Kerusuhan di sejumlah titik di Jakarta menjadi berita yang paling tidak sedikit dibaca pada Rabu (22/5/2019). Aksi damai 22 Mei yang memprotes hasil Pilpres 2019 berujung kericuhan, laksana di Jalan MH Thamrin depan Bawaslu RI, Petamburan, Jatibaru, dan Slipi. Kepolisian pada akhirnya sukses memukul mundur massa dan menciduk para provokator.

Di samping itu, pemberitaan tentang penangkapan Sekretaris Yayasan Bina Sarana Al Ittihaad Budiono pun menarik perhatian pembaca. Ia diperkirakan memfasilitasi peserta aksi 22 Mei.

Berikut berita terpopuler Megapolitan Kompas.com pada 22 Mei 2019:

1. Terungkap rencana penyerangan ke Presiden Jokowi



Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "[POPULER MEGAPOLITAN] Rencana Penyerangan ke Jokowi | Kerusuhan 22 Mei | Penangkapan Budiono", https://megapolitan.kompas.com/read/2019/05/23/05513331/populer-megapolitan-rencana-penyerangan-ke-jokowi-kerusuhan-22-mei?page=all.

Editor : Kurnia Sari Aziza
Di samping itu, pemberitaan tentang penangkapan Sekretaris Yayasan Bina Sarana Al Ittihaad Budiono pun menarik perhatian pembaca. Ia diperkirakan memfasilitasi peserta aksi 22 Mei. Berikut berita terpopuler Megapolitan Kompas.com pada 22 Mei 2019:

2. Kerusuhan 22 Mei 



Aksi 22 Mei berujung kericuhan, salah satunya di Petamburan, Jakarta Barat. Asrama Brimob dirusak massa. Di samping itu, massa pun membakar 11 mobil yang terparkir di lokasi tersebut. Polisi meyakinkan massa perusuh di Petamburan adalahorang-orang dari luar Jakarta dan bukan penduduk setempat.

Salah satu penduduk Petamburan mempunyai nama Dharma menyatakan mobil Sigra 2017 miliknya menjadi satu dari belasan mobil yang terbakar dampak kerusuhan di Jalan KS Tubun, Jakarta Barat, pada Rabu dini hari. Sekitar pukul 02.00, dia bareng para penduduk lain mendengar terdapat teriakan-teriakan dari sebanyak orang.

Dia menyaksikan bahwa telah ada pembakaran ban di depan markas FPI. "Saya curiga mobil saya kena. Ternyata benar, pas keluar, mobil telah kebakar," katanya ketika ditemui di dekat Jalan KS Tubun. Dia menyatakan terkejut dan sempat menyaksikan massa melempari bom molotov yang mengakibatkan belasan mobil terbakar.

Tidak hingga di situ, massa yang tidak puas menggedor-gedor pagar meminta warga guna keluar. "Warga ditantangin keluar. Kami enggak mau, tetap di dalam menyelamatkan diri," kata laki-laki berusia 40 tahun itu. Baca berita selengkapnya, klik tautan ini

3. Penangkapan Budiono



Sekretaris Yayasan Bina Sarana Al Ittihaad Budiono diciduk jajaran Polda Metro Jaya karena diperkirakan menampung massa aksi 22 Mei di Masjid Raya Al Ittihaad, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (21/5/2019).

Dia diciduk pada Senin (20/5/2019) selama pukul 24.00 di kediamannya. Setelah dilaksanakan penangkapan, massa diminta pindah dari masjid. Wakil Sekretaris Umum Yayasan AL Ittihaad, Rustam Amiruddin mengatakan, Budiono telah dilepaskan dan dijemput oleh keluarganya di Polda Metro Jaya selama pukul 23.00. "Semalam pengurus masjid yang lain pun ikut jemput. Ada istrinya, anaknya, mantunya pun ikut," ujar Rustam saat didatangi di Masjid Raya Al-Ittihaad, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (22/5/2019).

Share:

Bawaslu Tolak Gugatan Kubu Prabowo soal Kecurangan Pilpres 2019

Bawaslu Tolak Gugatan Kubu Prabowo soal Kecurangan Pilpres 2019 - Rapat pleno Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menampik gugatan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga atas sangkaan kecurangan Pemilu 2019 yang terstruktur, sistematis, dan masif. 

Laporan dikatakan oleh BPN pada 15 Mei 2019."Menetapkan, mengaku laporan sangkaan pelanggaran administratif pemilu terstruktur, sistematis dan masif, tidak bisa diterima," kata Ketua Bawaslu, Abhan Misbah di kantornya, Jakarta, Senin, 20 Mei 2019.

Google Image - Bawaslu Tolak Gugatan Kubu Prabowo

JENDELA TEKNOLOGI - Bawaslu Tolak Gugatan Kubu Prabowo soal Kecurangan Pilpres 2019

Dalam keputusan tersebut, Bawaslu memandang bukti laporan BPN bersangkutan sangkaan kecurangan tidaklah kuat guna ditindak lanjuti. Karena bukti tersebut melulu copy berita media.
"Bahwa bukti print out berita online tidak bisa berdiri sendiri, tetapi harus didukung dengan perangkat bukti beda berupa dokumen, surat, maupun video yang mengindikasikan adanya tindakan masif yang dilakukan," kata Komisioner Bawaslu Ratna Dewi Petallolo.

Ratna menambahkan, bukti-bukti kecurangan sangkaan kecurangan tak dapat dalam jumlah tidak banyak oleh terlapor. "Paling tidak banyak di 50 persen dari jumlah wilayah provinsi di lndonesia," kata dia.


Atas dasar itu, Bawaslu mengambil benang merah menolak laporan BPN Prabowo-Sandi bersangkutan sangkaan kecurangan Pemilu 2019.

"Sehingga bukti yang dimasukkan terlapor belum mengisi kriteria bukti sebagaimana ditata dalam ketentuan Bawaslu nomor 08 tahun 2018 tentang solusi pelanggaran administratif pemilu," jelasnya. (ase)
Share:

Tur Jihad Batal, Massa 22 Mei Bergerak Terpisah dari Jatim

Tur Jihad Batal, Massa 22 Mei Bergerak Terpisah dari Jatim - Surabaya, CNN Indonesia -- Meski Tour Jihad 22 Mei 2019 Surabaya-Jakarta yang diinisiasi salah seorang simpatisan Prabowo-Sandi, Muhammad Roni dibatalkan, pergerakan massa dari Jawa Timur dianggap tetap tak terbendung. Hal tersebut diutarakan Solachul Aam Wahib Wahab atau Gus Aam, di antara cucu pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Wahab Hasbullah.

Tour Jihad Surabaya-Jakarta tersebut, kata Gus Aam memang bukanlah unsur dari pergerakan yang dikoordinir pihaknya. Ia menyebut urusan tersebut juga diluar dari kewenangannya.

Gus Aam mengatakan, Roni semestinya tak mengemas rencana keberangkatan tersebut dengan ucapan-ucapan 'jihad'. Sebab menurutnya sebagaian besar masyarakat masih belum paham apa arti kata tersebut. Ia pun berasumsi sudah selayaknya layanan Tour Jihad tersebut dibatalkan.

Google Image - Tur Jihad Batal

JENDELA TEKNOLOGI -  Tur Jihad Batal, Massa 22 Mei Bergerak Terpisah dari Jatim

"Apa yang dilaksanakan oleh Roni usahakan mesti dibatalkan, sebab (kata Jihad) konotasinya jadi laksana kita inginkan Jihad beneran, sebenarnya kita sebetulnya mau aksi super damai ke Jakarta mengucapkan aspirasi, jadi tujuannya mesti dilurusin itu, tidak boleh niat yang lain-lain," kata Gus Aam, saat didatangi di Surabaya, Minggu (19/5)


Lebih lanjut, Gus Aam mempertanyakan mengapa Roni tak memilih diksi yang tepat dan lebih santun guna mengemas acaranya, ketimbang memakai kata jihad. Misalnya dengan kata wisata demokrasi, wisata konstitusi, atau wisata kedaulatan rakyat.

Lebih lanjut, Gus Aam mengklaim ada sebanyak ribuan orang dari Jatim yang telah bergerak mengarah ke Jakarta semenjak Sabtu (18/5) malam. Massa berangkat bareng dengan menyusun rombongan-rombongan kecil, menggunakan sekian banyak  moda transportasi.

"Mulai kemarin telah ada yang berangkat, terdapat yang naik kereta, dengan bus, terdapat yang naik pesawat, terdapat yang naik mobil sendiri, dari semua wilayah di Jatim, mulai dari Banyuwangi hingga Ponorogo. Kemudian meeraka berangkat pun karena merasa terpanggil untuk muncul di Jakarta," kata Gus Aam, yang pun Ketua Umum Barisan Kiai dan Santri Nahdliyin (BKSN) itu.

Gus Aam pun mengklaim ketika ini telah ada selama 2.500 orang yang dalam perjalanan mengarah ke Jakarta. Jumlah itu ialah bagian dari total 10 ribu massa Jatim yang diprediksi akan hadir di Jakarta 22 Mei 2019, mendatang.

"Target 10 ribu dipecah menjadi 4 keberangkatan. Sekarang yang berangkat selama 2.500 massa. Mereka berangkat dengan niat sendiri, sukarela, dan ongkos sendiri," kata dia.

Sementara itu, semalam, di sebanyak titik pemberangkatan, polisi telah mengerjakan pengecekan dan razia dan sweeping pergerakan massa ke Jakarta.

Beberapa titik yang di antaranya menjadi tempat pemeriksaan  polisi dan petugas gabungan ialah Jembatan Nasional Suramadu, Terminal Purabaya, dan Bandara Juanda.

Gus Aam juga menyikapi santai razia polisi tersebut. Ia menuliskan sikap aparat ketenteraman itu ialah hal yang wajar. Pihaknya juga bertekad bakal tetap berangkat.

Bagi Gus Aam, pengecekan oleh pihak kepolisian pun sudah pernah terjadi pada ketika aksi 212, 414 dan aksi-aksi serupa sebelumnya. Ia juga yakin polisi tak akan mengerjakan pencegatan sampai penghadangan massa. (sur/sur)

Share:

Peran Teknologi Internet Untuk Kehidupan Manusia

Peran Teknologi Internet Untuk Kehidupan Manusia - Di tengah pesatnya pertumbuhan Internet of Things (IoT) seperti ketika ini, masyarakat dihadapkan pada kendala untuk bisa bergerak cepat mengekor pertumbuhan teknologi IoT yang terus berjalan.

TP-Link sebagai di antara market leader perlengkapan jaringan terpercaya di dunia hendak memberikan solusi untuk masyarakat Indonesia yang hendak mendapatkan fasilitas dalam memanfaatkan teknologi IoT di masa depan.

Google Image - Peran Teknologi Internet Untuk Kehidupan Manusia

JENDELA TEKNOLOGI - Peran Teknologi Internet Untuk Kehidupan Manusia

“Semua keperluan bersangkutan IoT semestinya terdapat solusinya. TP-Link sebagai di antara market leader terus berinovasi untuk meluangkan perangkat-perangkat terbaik untuk masyarakat, di mana urusan tersebut dapat menolong mempermudah kehidupan mereka,” jelas Country Director TP-Link Indonesia, Sterling Li.

Ia mencontohkan, di dunia jejaring seluruh orang memahami tentang tren sinyal Wi-Fi. “Tanpa Wi-Fi kegiatan sehari-hari laksana bekerja, hal bisnis, sampai pendidikan, dapat terhambat. Dengan mengekor perkembangan IoT semua pekerjaan dapat berlangsung dengan lancar,” lanjutnya.
\

TP-Link Indonesia memperkenalkan sejumlah perangkat baru di Q2 2019. Produk-produk yang diperkenalkan antara beda router TL-WR820N, adapter Wi-Fi Archer T4E, power bank TL-PB10000, range extender Archer T4U V3.0, Bluetooth UB400, dan range extender TL-WA854RE.

Marketing Manager TP-Link Indonesia, Biko Yoshia, mengatakan, pengenalan produk ini ialah salah satu upaya pendidikan yang dilaksanakan perusahaan untuk masyarakat.

“Pengenalan produk-produk baru TP-Link ini adalahbagian dari upaya kami guna mengedukasi masyarakat. TP-Link tidak saja sekadar perusahaan penyedia perlengkapan router, tetapi pun solusi untuk orang-orang yang mempunyai usaha bisnis,” jelas Yoshia.

Produk-produk baru TP-Link terdiri dari sekian banyak  macam faedah mulai dari keperluan akan koneksi internet yang berkualitas, sampai pelengkap keseharian seperti power bank. Bagi mengatasi tantangan sinyal Wi-Fi, TP-Link mempunyai TL-WR820N, router yang dibekali oleh dua kekuatan antena 5dBi dan teknologi 2x 2 MIMO yang dapat meningkatkan transmisi Wi-Fi guna menghasilkan intensitas sinyal yang kuat. 

Kemudian untuk pemakai yang mengalami tantangan sinyal Wi-Fi dikarenakan situasi bangunan yang tidak mendukung, terdapat range extender seri teranyar yaitu TL-WA854RE dengan kecepatan sampai 300Mbps.
Tak melulu router dan penguat sinyal lainnya, sejumlah perangkat penyokong teknologi digital laksana Adapter Wi-Fi sampai adapter bluetooth masih sangat diperlukan masyarakat. Adapter Wi-Fi memiliki tidak sedikit manfaat khususnya untuk PC yang tidak mempunyai Wi-Fi internal. Untuk perlengkapan ini, TP-Link mengenalkan seri Archer T4E yang dapat menghasilkan kecepatan Wi-Fi sampai 1200 Mbps.


Dengan susunan teknologi yang dibuat TP-Link, masyarakat pemakai akan gampang memonitor router atau EAP yang tersambung dalam satu koneksi di dalam satu switch. Untuk lantas perangkat ini dapat saling terkoneksi dan bisa dikontrol dengan mudah.

“Kami bercita-cita dengan perlengkapan TP-Link, orang-orang gampang dalam mengintegrasikan perlengkapan elektronik seperti pemakaian CCTV, pemakaian access point, IP Camera, dan sekian banyak  perangkat elektronik lainnya,” tutup Yoshia.

Semua perlengkapan TP-Link yang dikenalkan pada Q2 2019 ini bisa dengan mudah didapatkan melalui penyalur dan dealer sah TP-Link atau marketplace yang terdapat di Indonesia.
Share:

Teknologi Face Recognition di Antara Kebaikan dan Keburukan

Teknologi Face Recognition di Antara Kebaikan dan Keburukan - Para legislator San Francisco memungut keputusan urgen dengan tidak mengizinkan pemakaian deteksi wajah (facial recognition). Sebagaimana diwartakan BBC, keputusan tidak mengizinkan facial recognition dipungut setelah proses voting di tingkat parlemen dengan kelebihan suara 8-1. 

“Dengan pengambilan suara ini, San Francisco telah mengaku sikap bahwa teknologi pengenalan wajah tidak cocok dengan asas demokrasi yang sehat,” cerah Matt Cagle dari kumpulan LSM American Civil Liberties Union (ACLU). 

Google Image - Teknologi Face Recognition di Antara Kebaikan dan Keburukan

JENDELA TEKNOLOGI - Teknologi Face Recognition di Antara Kebaikan dan Keburukan

Keputusan ini seketika memunculkan pro dan kontra. Pihak yang menolak berpikir bahwa facial recognition berpotensi melanggar privasi masyarakat. Sedangkan mereka yang mendukung berasumsi facial recognition dapat dipakai guna memerangi aksi kriminalitas. 

Kendati telah disepakati, aturan baru itu tidak bakal berlaku di bandara maupun pelabuhan laut karena dua tempat tersebut dijalankan oleh otoritas federal. Di AS sendiri, mengutip perkabaran The New York Times, teknologi facial recognition sudah diterapkan di sebanyak wilayah, laksana Las Vegas, Orlando, San Jose, San Diego, New York, Boston, Detroit, Colorado, Florida, sampai Virginia. 

Populer di Era Kiwari Teknologi facial recognition bukan sesuatu yang asing lagi di era sekarang. Teknologi ini sudah diterapkan nyaris di mana saja: jalanan, lokasi belanja, bandara, sampai gawai. Dengan deteksi wajah, masing-masing orang bisa diverifikasi identitasnya untuk destinasi keamanan: apakah kita tergolong kriminal atau tidak. 

Pasar facial recognition punya nilai selama 3 miliar dolar dan diperkirakan akan terus tumbuh sampai 6 miliar dolar pada 2021. Pertumbuhan didorong oleh bertambahnya pengawasan terhadap masyarakat sipil di semua dunia. Entitas pemerintah menjadi konsumen utama dari teknologi facial recognition. 

Pada dasarnya, pendeteksian wajah sama laksana halnya teknologi pencocokan sidik jari, pemindaian retina, hingga pengenalan suara yang dilaksanakan untuk memisahkan antara kondisi jasmani seseorang yang satu dengan lainnya. 

Semua sistem tersebut memungut data dari orang yang tidak dikenal, meneliti data dalam input, serta baru dicocokan dengan entri yang terdapat di database. Mengutip tulisan di The Conversation, proses deteksi wajah bisa ditempuh dalam tiga tahap: deteksi, penciptaan faceprint, serta verifikasi atau identifikasi.

Ketika suatu gambar sukses ditangkap, perangkat empuk dalam komputer bakal menganalisisnya guna diidentifikasi di mana wajah-wajah itu berada. 


Setelah wajah sukses diidentifikasi, sistem facial recognition bakal memproses lebih dekat gambar yang kemudian dituangkan dalam format faceprint. Sama halnya sidik jari, faceprint merupakan ciri khas yang dipakai untuk mengidentifikasi secara eksklusif wajah seseorang. 

Faktor kunci yang memengaruhi seberapa baik teknologi facial recognition bekerja yakni pencahayaan. Wajah dengan penyinaran yang merata, tanpa bayangan, dan tidak merintangi pandangan dari kamera ialah yang terbaik. 

Akan tetapi, kesempatan untuk mendapat  gambar terbaik tidak senantiasa tersedia. Penyebabnya dapat karena masalah teknis dan non-teknis.

Share:

Teknologi Informasi Bisnis

Hasil gambar untuk Teknologi 'Barcode' dalam Bisnis Otomotif
Google Image : Teknologi Informasi Bisnis

Teknologi Informasi Bisnis - Industri Otomotif Terbantu dengan Adanya Barcode


Teknologi Informasi Bisnis - Barcode atau tanda kode telah lumrah dipakai untuk mendata, melacak, atau ketika melakukan sekian banyak  metode pembayaran di mana pun. Teknologi ini dirasakan sudah mempermudah manusia supaya lebih ringkas dan meninggalkan berkas fisik.

Tanda kode atau tanda batang pun yang menolong industri otomotif berkembang dalam ketersediaan data, ekspedisi cepat dan akurat ke semua pihak yang terlibat.

Trelleborg Automotive Americas contohnya yang memakai barcode di pabrik-pabriknya sekitar lebih dari 10 tahun. Trelleborg Automotive Americas adalahbagian dari Trelleborg AB, sebagai pemasok global guna industri otomotif, kedirgantaraan, konstruksi dan lainnya. 

Divisi ini lazimnya bergerak pada sektor komponen yang tercipta dari karet laksana dudukan mesin dan sebagainya duit disuplai ke Ford dan General Motors, serta pemasok lain, TRW dan Delphi.
Berdasarkan keterangan dari perusahaan teknologi barcode paling berperan demi fasilitas saat bekerja. Melalui teknologi tersebut semua data tersusun pada sistem, tidak lagi berkas konvensional.

"Kami hendak membawa sistem barcode ke tingkat berikutnya, menyimpan tidak sedikit data dan menyingkirkan dokumen manual kami," jelas John Jacobs, developer IT di Trelleborg, mengutip MHL, Selasa (14/5).


"Sebelumnya, terdapat sistem kertas di mana operator akan menulis semua informasi, unsur yang mereka buat, jenis memo apa yang didapatkan dan mesin apa yang mereka pakai." 

Kerja Barcode

Barcode menciptakan pekerjaan Trelleborg lebih sederhana dari ketika bahan baku mendarat di pabrik hingga barang jadi dikirim ke pelanggan.

Ketika bahan baku mendarat di pintu dermaga, karyawan di lokasi penerima memindai label barcode pada kotak memakai komputer seluler dengan pemindai terintegrasi. Setelah diterima, bahan ditabung di di antara dari sejumlah gudang yang bertempat di masing-masing pabrik.

"Kami memakai nomor seri barcode pada kotak guna melacak. Setelah bahan dipindai, sistem memberi tahu kami ke di antara gudang kami," ucap Jacobs.Sebelum disimpan, bahan melalui proses pengecekan kualitas. Setelahnya pesanan bahan akan hadir dari lantai produksi, dan pengemudi truk akan memungut bahan dari gudang.

Sementara tersebut industri otomotif Indonesia pun menjadi pihak yang terbantu dengan sistem tersebut. Mereka menggunakannya hingga pada ketika proses logistik atau ekspedisi mobil dari pabrik ke dealer, kemudian dealer ke konsumen.


Stiker barcode seringkali ditempel di sisi kiri kaca mobil unsur kiri atau kanan. Lebaran kertas putih tu mengandung informasi tentang nomor mesin, nomor rangka, dan warna kendaraan.

Digunakan Sejak 1981

Automotive Industry Action Group (AIAG) menciptakan tim barkoding pada 1981 guna mengembangkan standar industri otomotif menggunakan tanda kode. Sejak saat tersebut tanda kode berperan dalam standar rantai pasokan guna industri ini. 

Pada tahun 1984, AIAG mengadopsi simbologi alfanumerik Kode 39 dan mengeluarkan standar tanda kode semua industri kesatu: Simbol Barcode (B-1) dan Label Identifikasi Pengiriman atau Suku Cadang (B-3), mengutip Webscaninc.

Sistem menyimpan data dengan tanda batang dinamakan sangat menyeluruh dan efektif. Teknologinya mempermudah melacak sebuah komponen atau benda bergerak. Karena tersebut sistem ini sangat berfungsi untuk industri otomotif.

Namun di sisi lain pemakaian tanda kode disebut tidak sedikit disalahgunakan, bahkan barcode yang menempel di kaca mobil berpotensi kemunculan BPKB ganda karena kegunaannya menyimpan identitas sebuah kendaraan.

Share:

Teknologi Informasi Akuntansi

Jawab Tantangan Industri 4.0, Universitas Atma Yogya Gelar Seminar Akuntan
Google Image : Teknologi Informasi Akuntansi

Teknologi Informasi Akuntansi - Revolusi Industri 4.0 Menuntut Profesi Akuntan untuk Menyesuaikan Diri 

Teknologi Informasi Akuntansi - Revolusi industri 4.0 menuntut profesi akuntan guna menyesuaikan diri dengan pertumbuhan teknologi informasi dan big data. Cara kerja dan praktik akuntan perlu diolah untuk menambah kualitas layanan dan perluasan global melewati komunikasi daring dan pemakaian cloud computing.

Berkaitan dengan urusan tersebut, maka Program Studi Akuntansi Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Atma Jaya Yogyakarta (FBE UAJY) berkolaborasi dengan Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI) cabang Yogyakarta menyelenaggarakan seminar nasional. Seminar bertema Creating Accountant’s Survival Strategies: Breaking Through the Industrial Revolution 4.0 tersebut akan dilangsungkan pada Rabu (24/4/2019).

“Seminar dilangsungkan di auditorium Kampus III Bonaventura Jalan Babarsari Nomor 43 Yogyakarta atau di depan kantor BATAN,” ujar Humas dan Publikasi Seminar, Y Sri Susilo dalam penjelasan yang diterima Beritasatu.com di Jakarta, Selasa (23/4/2019).


Pembicara dalam seminar itu ialah CEO PT Djarum Kudus Yohanes Handojo, Partner KAP-PWC Yusron Fauzan, dan dosen Prodi Akuntansi FBE UAJY Samiaji Saroso. Sementara, moderator pada seminar tersebut ialah Dian Indri P (IAI cabang Yogyakarta).

Ketua Panitia Seminar A Totok Budi Santoso mengatakan, semua akuntan di era digital tidak boleh memandang sebelah mata akibat dari teknologi. Mereka butuh menguasai data nonkeuangan, laksana data analysis, information technology development dan leadership skills.

Tantangan akuntan profesional ketika ini, ujarnya, ialah menjaga akuntabilitas sekian banyak  model bisnis dalam pertumbuhan teknologi dan inovasi yang semakin perumahan dan dibutuhkan pemetaan risiko yang semakin komprehensif. Apalagi, kegiatan pengakuan dan evaluasi dalam akuntansi bakal semakin kritikal seiring pertumbuhan teknologi dan inovasi.

“Misalkan, untuk ketika ini bakal ada pergeseran pengukuran aset konvensional bakal bergeser ke arah pengukuran aset tak berwujud. Diharapkan, akuntan profesional dapat mengurai kompleksitas dengan memberi penyelesaian profesional menjadi clarity,” ujarnya.


Totok menuliskan pula, butuh diskusi yang mendalam dan tajam guna mengurai sekian banyak  permasalahan yang dihadapi oleh profesi akuntan pada era Revolusi Industri 4.0 ini. Wawasan tersingkap akan sangat menolong dalam menyerahkan solusi terbaik untuk semua profesional di bidang akuntansi maupun perguruan tinggi dan semua civitas akademika guna mempersiapkan diri menghadapi evolusi radikal yang sedang berlangsung.

“Seminar ini digagas dan dilakukan dalam rangka menanggapi kendala dan kesempatan tersebut,” ujar Totok.

Share:

Perkembangan Teknologi Grafika dan Informasi Pada Masa Prasejarah dan Sejarah

Perkembangan Teknologi Grafika dan Informasi Pada Masa Prasejarah dan Sejarah - Rahman menjelaskan, Bio Farma ketika ini sudah menguasai pangsa pasar vaksin dalam negeri. 

Bahkan menjadi yang terbesar di Asia Tenggara dan nomor satu di negara Organisasi Kerjasama Islam (OKI). Ke depannya Bio Farma bakal bertransformasi menjadi perusahaan life science dengan memproduksi blood product, diagnostic, dan biosimilar. 

Google Image - Perkembangan Teknologi Grafika 

Perkembangan Teknologi Grafika dan Informasi Pada Masa Prasejarah dan Sejarah - Bio Farma bakal bertransformasi menjadi perusahaan life science

“Sekarang, di samping produk vaksin generasi terbaru, produk kelompok lifescience, blood product dan biosimilar sudah ada dalam pipeline penelitian kami,” tuturnya. Dalam lini vaksin, pihaknya berkolaborasi dengan lembaga riset dunia, untuk tercebur dalam riset dan buatan vaksin–vaksin terbaru. 

Misalnya di pertengahan Agustus 2018, Insitute de Maroc (IPM) berkomitmen dalam mengembangkan project guna membangun kemudahan produksi serum dan vaksin. Serum yang diharapkan pihak Maroko antara beda anti-bisa ular dan vaksin DTP-HB-Hib (Pentabio) dan BCG. 

Fasilitas itu dimaksudkan guna memenuhi keperluan nasional pada jangka pendek dan jangka panjang guna memenuhi keperluan regional Afrika. 

Baca Juga : Dukung Pendidikan Tanah Air, Suzuki Berikan 13 Unit Mobil ke 11 SMK dan 2 Universitas Negeri

Kerjasama yang dimaksud ialah transfer teknologi dalam downstream process buatan dengan produk lifescience. Ia optimistis Bio Farma bakal menguasai pangsa pasar di negara berkembang dan negara yang tergabung dalam OKI.
Share:

Perkembangan Teknologi Game Online

Perkembangan Teknologi Game Online - Pada dasarnya pariwisata ialah proses industrialisasi, sama-sama merajut pesona masyarakat dalam negeri maupun mancanegara, baik jangka pendek maupun lama. Dibangunnya bandara mempunyai nama Yogyakarta International Airport (YIA), maka geliat wisata maupun industrialisasi di Kabupaten Kulonprogo DIY berkembang pesat.

Sebagaimana dikabarkan, Pemerintah sudah membuka bisa jadi YIA dipakai untuk penerbangan domestik. Apabila YIA dipakai untuk 50 kali take off-landing pesawat masing-masing harinya, dengan kapasitas satu pesawat membawa 200 penumpang, maka YIA masing-masing hari dapat melayani selama 5.000 penumpang.

Google Image - Perkembangan Teknologi Game Online

Perkembangan Teknologi Game Online -  Yogyakarta International Airport (YIA) untuk penerbangan domestik

Sudah tentu, realitas tersebut ialah ceruk pasar industri dan pariwisata yang potensial untuk DIY dan wilayah di sekitarnya. Dalam format UMKM, industri rumahan laksana warung kelontong, lokasi tinggal makan, usaha pernik-pernik suvenir wilayah ataupun yang berskala besar, laksana pabrik, perhotelan, vila atau resort di sekian banyak  objek wisata.

Teknologi Informasi

Di samping persiapan infrastruktur yang di bina pemerintah, maka di era Revolusi Industri 4.0 pemerintah serius memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. Bukan semata keperluan bisnis dan perusahan start-up tetapi pun pengawasan birokrasi pemerintahan tersebut sendiri.

Berita menggembirakan diajukan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika DIY Roni Primanto Hari, bahwa sebanyak investor bakal menanamkan modalnya di DIY berhubungan dengan industri smart city dan smart province. Dewasa ini memang tidak sedikit negara yang menjajaki kerja sama dengan Pemda DIY. Pengembangan teknologi informasi serta digitalisasi di DIY jadi di antara yang tidak sedikit dilirik. (Harian Jogja, 29/4).

Dari kesempatan tersebut, saya dan anda butuh menyiapkan cyber society. Pada satu sisi keperluan bisnis dan pengembangan start up terpenuhi, masyarakat juga dapat mengawasi arah pertumbuhan wisata di daerahnya. Sebaliknya Pemerintah pun cepat merespons masalah yang menjadi keluhan warga. 

Kendatipun begitu, sesungguhnya kini masih tidak sedikit menyisakan pertanyaan. Sejauh manakah pemerintah di wilayah dan segenap masyarakat menguasai teknologi informasi dan komunikasi?

Kesiapan Masyarakat

Pertanyaan di atas pun tertuju untuk masyarakat di luar distrik DIY, laksana di wilayah segitiga emas, yakni Kabupaten Kulonprogo, Kabupaten Purworejo, Kotamadya Magelang, apakah telah menguasai teknologi informasi? Untuk membalas pertanyaan di atas, mungkin kita pahami dulu teori klasik organisasi yang diajukan oleh Kast & Rozenweig.

Masyarakat ialah organisasi dengan sistem sosioteknik terbuka. Terdiri dari sistem pemerintahan wilayah dengan tatakelolanya, lantas subsistem yakni nilai budaya, pranata sosial. Sedang yang tidak terabaikan ialah sarana pembentukan persepsi pada intisistem organisasi, yakni manusianya. Pada sudut yang lain, pengelolaan wilayah harus selaras dengan kepandaian suprasistem, yakni regulasi dan perundangan yang berlaku.

Oleh sebab itu, untuk membina sebuah cyber society berbasis kemajemukan nilai sosial, edukasi dan budayanya, diperlukan multidimentional approach sampai-sampai tercipta kesiapan mental, keserupaan persepsi dan pemahaman mengenai penerapan teknologi informasi dan komunikasi. Sekadar contoh, di Jogja terdapat warga dusun yang telah melek Internet sampai-sampai wilayahnya dinamakan Kampung Siber.


Kesiapan Prasarana 

Setiap pertumbuhan teknologi, di satu sisi mencetuskan kemaslahatan hidup, tetapi di sisi beda dapat dominan  negatif. Begitu pula teknologi informasi dan komunikasi untuk masyarakat yang berlatar belakang majemuk, butuh dibangun terlebih dulu infrastrukturnya, baik hardware maupun software-nya Jika di kota besar, sudah ada WIFI di tidak sedikit perumahan, hotel, lembaga pendidikan.

Bahkan terdapat kedai kopi dan ruang kerja bareng yang meluangkan piranti internet dengan signal kuat sampai-sampai warga bisa ngopi sembari bekerja serta berselancar di media sosial. Namun, bagaimanakah lokasi tinggal di perkampungan yang prasarananya belum memadai? Padahal anda sadar, industri pariwisata tidak barangkali tanpa Internet, bukan?

Pengalaman membuktikan, seseorang yang tidak memanfaatkan teknologi informasi dengan bijaksana, malah kerugian yang diperolehnya. Dengan beda perkataan, untuk membina cyber society maka masyarakat patut dipersiapkan kemampuan intelektualitas, emosionalitas dan ketrampilannya. Kemampuan tadi dibutuhkan supaya tidak gugup dan gagap menyelesaikan sekian banyak  masalah.

Perlu Diwaspadai

Sebagai gambaran. Sejauh ini pada tujuan wisata, pun masih ditemukan adanya penduduk atau bahkan pembimbing wisata yang belum akrab dengan teknologi informasi. Sebaliknya, terdapat pula yang kejangkitan telepon seluler sehingga hampir seperti zombie yang tidak peduli lingkungannya. Tengara mengindikasikan sering terjadi polemik salah satu netizen terhadap sebuah masalah. Semuanya tidak lepas dari pertumbuhan teknologi informasi dan komunikasi.

Walaupun masih tidak sedikit dampak yang patut diwaspadai, baik aspek sosial, hukum, kesehatan, psikologi, kebiasaan dan lainnya. Namun diharapkan akibat tersebut dapat diantisipasi, andai masyarakat dewasa menghadapi pertumbuhan teknologi.
Sudah tentu, realitas tersebut ialah ceruk pasar industri dan pariwisata yang potensial untuk DIY dan wilayah di sekitarnya. Dalam format UMKM, industri rumahan laksana warung kelontong, lokasi tinggal makan, usaha pernik-pernik suvenir wilayah ataupun yang berskala besar, laksana pabrik, perhotelan, vila atau resort di sekian banyak  objek wisata.

Teknologi Informasi

Di samping persiapan infrastruktur yang di bina pemerintah, maka di era Revolusi Industri 4.0 pemerintah serius memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. Bukan semata keperluan bisnis dan perusahan start-up tetapi pun pengawasan birokrasi pemerintahan tersebut sendiri.

Berita menggembirakan diajukan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika DIY Roni Primanto Hari, bahwa sebanyak investor bakal menanamkan modalnya di DIY berhubungan dengan industri smart city dan smart province. Dewasa ini memang tidak sedikit negara yang menjajaki kerja sama dengan Pemda DIY. Pengembangan teknologi informasi serta digitalisasi di DIY jadi di antara yang tidak sedikit dilirik. (Harian Jogja, 29/4).

Dari kesempatan tersebut, saya dan anda butuh menyiapkan cyber society. Pada satu sisi keperluan bisnis dan pengembangan start up terpenuhi, masyarakat juga dapat mengawasi arah pertumbuhan wisata di daerahnya. Sebaliknya Pemerintah pun cepat merespons masalah yang menjadi keluhan warga. 

Kendatipun begitu, sesungguhnya kini masih tidak sedikit menyisakan pertanyaan. Sejauh manakah pemerintah di wilayah dan segenap masyarakat menguasai teknologi informasi dan komunikasi?

Kesiapan Masyarakat

Pertanyaan di atas pun tertuju untuk masyarakat di luar distrik DIY, laksana di wilayah segitiga emas, yakni Kabupaten Kulonprogo, Kabupaten Purworejo, Kotamadya Magelang, apakah telah menguasai teknologi informasi? Untuk membalas pertanyaan di atas, mungkin kita pahami dulu teori klasik organisasi yang diajukan oleh Kast & Rozenweig.

Masyarakat ialah organisasi dengan sistem sosioteknik terbuka. Terdiri dari sistem pemerintahan wilayah dengan tatakelolanya, lantas subsistem yakni nilai budaya, pranata sosial. Sedang yang tidak terabaikan ialah sarana pembentukan persepsi pada intisistem organisasi, yakni manusianya. Pada sudut yang lain, pengelolaan wilayah harus selaras dengan kepandaian suprasistem, yakni regulasi dan perundangan yang berlaku.

Oleh sebab itu, untuk membina sebuah cyber society berbasis kemajemukan nilai sosial, edukasi dan budayanya, diperlukan multidimentional approach sampai-sampai tercipta kesiapan mental, keserupaan persepsi dan pemahaman mengenai penerapan teknologi informasi dan komunikasi. Sekadar contoh, di Jogja terdapat warga dusun yang telah melek Internet sampai-sampai wilayahnya dinamakan Kampung Siber.


Kesiapan Prasarana 

Setiap pertumbuhan teknologi, di satu sisi mencetuskan kemaslahatan hidup, tetapi di sisi beda dapat dominan  negatif. Begitu pula teknologi informasi dan komunikasi untuk masyarakat yang berlatar belakang majemuk, butuh dibangun terlebih dulu infrastrukturnya, baik hardware maupun software-nya Jika di kota besar, sudah ada WIFI di tidak sedikit perumahan, hotel, lembaga pendidikan.

Bahkan terdapat kedai kopi dan ruang kerja bareng yang meluangkan piranti internet dengan signal kuat sampai-sampai warga bisa ngopi sembari bekerja serta berselancar di media sosial. Namun, bagaimanakah lokasi tinggal di perkampungan yang prasarananya belum memadai? Padahal anda sadar, industri pariwisata tidak barangkali tanpa Internet, bukan?

Pengalaman membuktikan, seseorang yang tidak memanfaatkan teknologi informasi dengan bijaksana, malah kerugian yang diperolehnya. Dengan beda perkataan, untuk membina cyber society maka masyarakat patut dipersiapkan kemampuan intelektualitas, emosionalitas dan ketrampilannya. Kemampuan tadi dibutuhkan supaya tidak gugup dan gagap menyelesaikan sekian banyak  masalah.

Perlu Diwaspadai

Sebagai gambaran. Sejauh ini pada tujuan wisata, pun masih ditemukan adanya penduduk atau bahkan pembimbing wisata yang belum akrab dengan teknologi informasi. Sebaliknya, terdapat pula yang kejangkitan telepon seluler sehingga hampir seperti zombie yang tidak peduli lingkungannya. Tengara mengindikasikan sering terjadi polemik salah satu netizen terhadap sebuah masalah. Semuanya tidak lepas dari pertumbuhan teknologi informasi dan komunikasi.

Walaupun masih tidak sedikit dampak yang patut diwaspadai, baik aspek sosial, hukum, kesehatan, psikologi, kebiasaan dan lainnya. Namun diharapkan akibat tersebut dapat diantisipasi, andai masyarakat dewasa menghadapi pertumbuhan teknologi.
Share:

Popular Posts

Recent Posts

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Sample Text

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua.

Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation test link ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

Pages

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.