• This is default featured slide 1 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 2 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

Tampilkan postingan dengan label teknologi terbaru 2018. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label teknologi terbaru 2018. Tampilkan semua postingan
[POPULER MEGAPOLITAN] Rencana Penyerangan ke Jokowi | Kerusuhan 22 Mei | Penangkapan Budiono - Kerusuhan di sejumlah titik di Jakarta menjadi berita yang paling tidak sedikit dibaca pada Rabu (22/5/2019). Aksi damai 22 Mei yang memprotes hasil Pilpres 2019 berujung kericuhan, laksana di Jalan MH Thamrin depan Bawaslu RI, Petamburan, Jatibaru, dan Slipi. Kepolisian pada akhirnya sukses memukul mundur massa dan menciduk para provokator.

Di samping itu, pemberitaan tentang penangkapan Sekretaris Yayasan Bina Sarana Al Ittihaad Budiono pun menarik perhatian pembaca. Ia diperkirakan memfasilitasi peserta aksi 22 Mei.

Berikut berita terpopuler Megapolitan Kompas.com pada 22 Mei 2019:

1. Terungkap rencana penyerangan ke Presiden Jokowi



Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "[POPULER MEGAPOLITAN] Rencana Penyerangan ke Jokowi | Kerusuhan 22 Mei | Penangkapan Budiono", https://megapolitan.kompas.com/read/2019/05/23/05513331/populer-megapolitan-rencana-penyerangan-ke-jokowi-kerusuhan-22-mei?page=all.

Editor : Kurnia Sari Aziza
Di samping itu, pemberitaan tentang penangkapan Sekretaris Yayasan Bina Sarana Al Ittihaad Budiono pun menarik perhatian pembaca. Ia diperkirakan memfasilitasi peserta aksi 22 Mei. Berikut berita terpopuler Megapolitan Kompas.com pada 22 Mei 2019:

2. Kerusuhan 22 Mei 



Aksi 22 Mei berujung kericuhan, salah satunya di Petamburan, Jakarta Barat. Asrama Brimob dirusak massa. Di samping itu, massa pun membakar 11 mobil yang terparkir di lokasi tersebut. Polisi meyakinkan massa perusuh di Petamburan adalahorang-orang dari luar Jakarta dan bukan penduduk setempat.

Salah satu penduduk Petamburan mempunyai nama Dharma menyatakan mobil Sigra 2017 miliknya menjadi satu dari belasan mobil yang terbakar dampak kerusuhan di Jalan KS Tubun, Jakarta Barat, pada Rabu dini hari. Sekitar pukul 02.00, dia bareng para penduduk lain mendengar terdapat teriakan-teriakan dari sebanyak orang.

Dia menyaksikan bahwa telah ada pembakaran ban di depan markas FPI. "Saya curiga mobil saya kena. Ternyata benar, pas keluar, mobil telah kebakar," katanya ketika ditemui di dekat Jalan KS Tubun. Dia menyatakan terkejut dan sempat menyaksikan massa melempari bom molotov yang mengakibatkan belasan mobil terbakar.

Tidak hingga di situ, massa yang tidak puas menggedor-gedor pagar meminta warga guna keluar. "Warga ditantangin keluar. Kami enggak mau, tetap di dalam menyelamatkan diri," kata laki-laki berusia 40 tahun itu. Baca berita selengkapnya, klik tautan ini

3. Penangkapan Budiono



Sekretaris Yayasan Bina Sarana Al Ittihaad Budiono diciduk jajaran Polda Metro Jaya karena diperkirakan menampung massa aksi 22 Mei di Masjid Raya Al Ittihaad, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (21/5/2019).

Dia diciduk pada Senin (20/5/2019) selama pukul 24.00 di kediamannya. Setelah dilaksanakan penangkapan, massa diminta pindah dari masjid. Wakil Sekretaris Umum Yayasan AL Ittihaad, Rustam Amiruddin mengatakan, Budiono telah dilepaskan dan dijemput oleh keluarganya di Polda Metro Jaya selama pukul 23.00. "Semalam pengurus masjid yang lain pun ikut jemput. Ada istrinya, anaknya, mantunya pun ikut," ujar Rustam saat didatangi di Masjid Raya Al-Ittihaad, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (22/5/2019).

Share:

jendela teknologi - Fiat Ubah Kabin ala Kantor dengan Teknologi Samsung dan Google

jendela teknologi - Fiat Ubah Kabin ala Kantor dengan Teknologi Samsung dan Google
Model berpose disamping mobil baru Fiat 560 dalam acara International Motor Show ke-87 di Palexpo, Genewa, Swiss, 7 Maret 2017. REUTERS/Arnd WiegmannFiat Chrysler Automobiles N.V. (FCA) mengaku akan memakai teknologi HARMAN (Samsung) dan Google guna menghadirkan ekosistem baru yaitu kendaraan terhubung (connected car) untuk menyongsong era konektivitas 5G mendatang, di mana kendaraan terintegrasi dengan penyedia layanan di semua dunia. Sehingga koneksi dengan dunia maya dapat dilakukan dimana saja bahkan sekitar perjalanan.

Komponen utama sistem tersebut akan dikenalkan secara global pada paruh masa-masa kedua 2019, dan Fiat menargetkan semua kendaraannya sudah memakai ekosistem tersebut pada 2022. Sistem bakal secara cepat dan aman mengelola data di dalam kendaraan, diperbanyak arsitektur berbasis cloud dari HARMAN Ignite, kata FCA dalam pengakuan resminya, dilansir Rabu 15 Mei 2019.


Sistem ini pun akan menyerahkan pengalaman pemakai yang dinaikkan yang akan menolong pemilik memperkirakan keperluan perawatan, mengejar stasiun pengisian bahan bakar dan pengisi daya listrik, info kemudian lintas, restoran, dan pertolongan layanan pelanggan dengan melulu menekan satu tombol.


Kendaraan pun dapat menerima pembaruan perangkat empuk over-the-air (OTA), meyakinkan empunya mendapat guna dari keterampilan baru dan software perangkat empuk terbaru.

Platform global bakal menawarkan untuk pemilik konektivitas jaringan 4G dan mendukung perubahan hingga 5G, dihomologikan untuk seluruh wilayah dan bakal berintegrasi dengan penyedia layanan di semua dunia.

Sistem off-board pun memiliki keterampilan untuk berinteraksi dengan infrastruktur kota pintar di masa depan, serta perlengkapan rumah tangga melewati platform "Hal Cerdas" Samsung.

Selain empunya kendaraan, dealer, operator armada, dan penyedia layanan pun akan mendapat guna dari fitur-fitur yang dikatakan melalui konektivitas berbasis cloud yang baru.

Secara on-board pada kendaraan, sistem ini bakal dijalankan dengan OS Android, menawarkan lingkungan berbasis software yang kuat, tergolong penyediaan konten, interaksi cepat dan integrasi nirkabel tanpa batas dengan perlengkapan seluler pelanggan.

Baca Juga: Baby Jeep Dikabarkan Akan Menggunakan Mesin Fiat Panda

Sistem ini dianggap aman dengan menawarkan inovasi berkelanjutan untuk pemilik dan akan memperlihatkan pembaruan melewati jaringan seluler bawaan, yang memungkinkan keterampilan baru dalam inisiatif mengemudi secara otonom, elektrifikasi, dan layanan terhubung.

Ekosistem yang terhubung ini akan meluangkan lingkungan teknis yang optimal guna kendaraan listrik FCA, dengan software seperti manajemen baterai jarak jauh, navigator perjalanan EV yang cerdas, dan layanan kendaraan-ke-jaringan
Share:

Jendela teknologi - Survei: Samsung Paling Banyak Dipakai Warganet Akses Dunia Maya

Jendela teknologi - Survei: Samsung Paling Banyak Dipakai Warganet Akses Dunia Maya
Samsung Galaxy M20 resmi dirilis di Indonesia, Senin, 11 Februari 2019. TEMPO/Khory
Jendela teknologi - Survei: Samsung Paling Banyak Dipakai Warganet Akses Dunia Maya
Ponsel produksi Samsung menempati urutan teratas dari brand  gawai yang dipakai warganet guna mengakses dunia maya, demikian survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia pada 2018.

Survei penetrasi dan profil pemakai internet APJII guna 2018 mengungkapkan 37,7 persen masyarakat Indonesia memakai ponsel brand  Samsung guna terhubung dengan Internet. Tapi, survei tersebut tidak memuat model ponsel apa yang paling tidak sedikit dipakai warganet di Indonesia.

Ponsel yang sangat sering dipakai kedua berasal dari brand  Oppo, sebesar 18 persen, disusul Xiaomi 17,7 persen.

Sebesar 7,5 persen masyarakat Indonesia mengakses internet lewat ponsel Vivo, sementara Asus mendapat porsi 3,2 persen.

Baca juga : Perkembangan Teknologi | Perkembangan Teknologi Jaman Sekarang

Ponsel iPhone menempati posisi keenam dengan 3,1 persen, dibuntuti dengan Lenovo 2,4 persen dan Advan 2,4 persen.

Popularitas ponsel sebagai alat guna mengakses internet pun terlihat dari survei APJII 2018, sejumlah 93,9 persen responden menyatakan mengakses internet lewat ponsel masing-masing hari. Hanya 1,6 persen narasumber yang tidak pernah mengkases internet dari ponsel masing-masing hari.

Hanya 9,6 persen narasumber yang mengakses dunia maya lewat komputer desktop masing-masing hari, sedangkan di laptop berjumlah 17,2 persen yang mengakses masing-masing hari.

Sebanyak 96,6 persen narasumber survei membalas mereka memakai paket data dari operator seluler guna mengakses internet dalam tiga bulan terakhir. Telkomsel menjadi operator seluler yang paling tidak sedikit digunakan, sebanyak 43 persen, disusul Indosat Ooredoo 18,1 persen dan XL 18 persen.

ADVERTISEMENT


Masyarakat Indonesia paling tidak sedikit menggunakan internet guna berkirim pesan (24,7 persen), mengakses media sosial (18,9 persen) dan menggali informasi bersangkutan kegiatan (11,5 persen).

Sebanyak 19,6 persen narasumber mengaku memerlukan lebih dari 8 jam guna mengakses internet dalam sehari, sedangkan yang membalas 3-4 jam sejumlah 14,1 persen dan antara 2-3 jam 13,4 persen.

Share:

Teknologi Face Recognition di Antara Kebaikan dan Keburukan

Teknologi Face Recognition di Antara Kebaikan dan Keburukan - Para legislator San Francisco memungut keputusan urgen dengan tidak mengizinkan pemakaian deteksi wajah (facial recognition). Sebagaimana diwartakan BBC, keputusan tidak mengizinkan facial recognition dipungut setelah proses voting di tingkat parlemen dengan kelebihan suara 8-1. 

“Dengan pengambilan suara ini, San Francisco telah mengaku sikap bahwa teknologi pengenalan wajah tidak cocok dengan asas demokrasi yang sehat,” cerah Matt Cagle dari kumpulan LSM American Civil Liberties Union (ACLU). 

Google Image - Teknologi Face Recognition di Antara Kebaikan dan Keburukan

JENDELA TEKNOLOGI - Teknologi Face Recognition di Antara Kebaikan dan Keburukan

Keputusan ini seketika memunculkan pro dan kontra. Pihak yang menolak berpikir bahwa facial recognition berpotensi melanggar privasi masyarakat. Sedangkan mereka yang mendukung berasumsi facial recognition dapat dipakai guna memerangi aksi kriminalitas. 

Kendati telah disepakati, aturan baru itu tidak bakal berlaku di bandara maupun pelabuhan laut karena dua tempat tersebut dijalankan oleh otoritas federal. Di AS sendiri, mengutip perkabaran The New York Times, teknologi facial recognition sudah diterapkan di sebanyak wilayah, laksana Las Vegas, Orlando, San Jose, San Diego, New York, Boston, Detroit, Colorado, Florida, sampai Virginia. 

Populer di Era Kiwari Teknologi facial recognition bukan sesuatu yang asing lagi di era sekarang. Teknologi ini sudah diterapkan nyaris di mana saja: jalanan, lokasi belanja, bandara, sampai gawai. Dengan deteksi wajah, masing-masing orang bisa diverifikasi identitasnya untuk destinasi keamanan: apakah kita tergolong kriminal atau tidak. 

Pasar facial recognition punya nilai selama 3 miliar dolar dan diperkirakan akan terus tumbuh sampai 6 miliar dolar pada 2021. Pertumbuhan didorong oleh bertambahnya pengawasan terhadap masyarakat sipil di semua dunia. Entitas pemerintah menjadi konsumen utama dari teknologi facial recognition. 

Pada dasarnya, pendeteksian wajah sama laksana halnya teknologi pencocokan sidik jari, pemindaian retina, hingga pengenalan suara yang dilaksanakan untuk memisahkan antara kondisi jasmani seseorang yang satu dengan lainnya. 

Semua sistem tersebut memungut data dari orang yang tidak dikenal, meneliti data dalam input, serta baru dicocokan dengan entri yang terdapat di database. Mengutip tulisan di The Conversation, proses deteksi wajah bisa ditempuh dalam tiga tahap: deteksi, penciptaan faceprint, serta verifikasi atau identifikasi.

Ketika suatu gambar sukses ditangkap, perangkat empuk dalam komputer bakal menganalisisnya guna diidentifikasi di mana wajah-wajah itu berada. 


Setelah wajah sukses diidentifikasi, sistem facial recognition bakal memproses lebih dekat gambar yang kemudian dituangkan dalam format faceprint. Sama halnya sidik jari, faceprint merupakan ciri khas yang dipakai untuk mengidentifikasi secara eksklusif wajah seseorang. 

Faktor kunci yang memengaruhi seberapa baik teknologi facial recognition bekerja yakni pencahayaan. Wajah dengan penyinaran yang merata, tanpa bayangan, dan tidak merintangi pandangan dari kamera ialah yang terbaik. 

Akan tetapi, kesempatan untuk mendapat  gambar terbaik tidak senantiasa tersedia. Penyebabnya dapat karena masalah teknis dan non-teknis.

Share:

Perkembangan Teknologi Gojek

Google Image  - Perkembangan Teknologi Gojek


Perkembangan Teknologi Gojek - Pengusaha Tekstil Soloraya Diperkenalkan Teknologi Terbaru

Perkembangan Teknologi Gojek - Gojek berkomitmen terus mengerjakan uji jajaki tarif guna Go-Ride berhubungan dengan keputusan pemerintah yang baru dan demi industri yang sehat dan berkelanjutan.

Nila Marita, Chief Corporate Affairs Gojek, menuliskan pihaknya sudah mengerjakan uji jajaki tarif Go-Ride di lima kota cocok dengan Kepmenhub Nomor 38/2019.

Keputusan kementerian itu ialah soal Pedoman Perhitungan Biaya Jasa Penggunaan Sepeda Motor yang Digunakan guna Kepentingan Masyarakat yang Dilakukan dengan Aplikasi.


Nila menuliskan hasil penilaian menunjukkan terjadi penurunan sekitar tiga hari kesatu dalam pemberlakuan tarif uji jajaki tersebut. Sehingga, katanya, dominan  pada penghasilan partner driver.

"Namun demikian, dengan motivasi dan komitmen menyokong keberhasilan dan optimalisasi Kepmenhub, Gojek bakal terus melanjutkan pemakaian tarif uji jajaki layanan Go-Ride," kata Nila dalam penjelasan resmi, Senin (6/5).

Dia menuturkan beragam program promosi dilaksanakan dalam penerapan tarif uji jajaki tersebut, demi mengawal tingkat permintaan konsumen. Namun, Nila menuturkan, subsidi berlebihan akan menakut-nakuti keberlangsungan industri dan menurunkan kualitas layanan.

Ancaman itu, kata Nila, pun dapat menyebabkan hilangnya kesempatan pendapatan untuk para mitra.

Baca Juga : Sisi Gelap Teknologi dan Informasi: Kurikulum STEM Saja Tidak Cukup

"Gojek hendak menjaga keberlangsungan industri ini, supaya mitra driver kami terus menemukan sumber pendapatan yang berkelanjutan, serta semua konsumen terus dapat merasakan layanan aman, nyaman dan berkualitas," kata dia.

Nila menuturkan pihaknya bakal terus memodernisasi perkembangan berhubungan dengan uji jajaki tarif tersebut untuk pemerintah. Sehingga antar dua belah pihak dapat dapat menyerahkan masukan.


Share:

Perkembangan Teknologi Faximile

Google Image - Perkembangan Teknologi Faximile


Perkembangan Teknologi Faximile - Yuk, Tonton Pesta "Kebun Belakang" Google I/O 2019 di YouTube


Perkembangan Teknologi Faximile - Sejauh ini sangat tidak telah ada bocoran paten dari Samsung tentang TV cermin miliknya. Seperti dikutip situs Belanda LetsGoDigital, TV cermin Samsung ini tadinya masuk paten di AS lewat United States Patent and Trademark Office (USPTO) kemudian didaftarkan secara global di World Intellectual Property Office (WIPO).

Perangkat yang terindikasi punya nama Samsung Smart Mirror TV ini berdesain kotak. Saat dikobarkan fungsinya laksana televisi biasa -- walaupun dimensinya yang kotak mungkin buat kurang nyaman. Saat dalam situasi standby, perlengkapan ini bermanfaat jadi cermin.

Teknologi TV Cermin: Oke guna Nonton, Buat Ngaca juga BisaFoto: Dok. LetsGoDigital

Perangkat ini tampaknya pun akan didukung teknologi standby yang memungkinkan informasi laksana suhu dan perkiraaan cuaca akan muncul saat sedang dipakai untuk bercermin.

Di samping Samsung, LG pun terindikasi mempunyai teknologi televisi cermin serupa dan perangkat tersebut sedang dikembangkan dengan nama LG Mirror Display. Ini terungkap lewat paten pada USPTO.

Teknologi TV Cermin: Oke guna Nonton, Buat Ngaca juga BisaFoto: Dok. LetsGoDigital

Dari paten tersebut, tampak bahwa layar LG mempunyai dimensi rasio 4:3. LetsGoDigital membeberkan bahwa TV cermin punya LG ini tampaknya mempunyai tiga fungsi.

Baca Juga : Facebook Hapus 97 Akun Terkait Rusia Penyebar Hoaks

Perangkat ini laksana televisi biasa pada faedah kesatu, menjadi suatu cermin secara borongan di faedah kedua, dan faedah ketiga (multi mode) menjadi gabungan keduanya. Pada multi mode itu gambar tayangan TV cuma bakal terpusat pada unsur tengah layar, sementara bagian sekelilingnya bermanfaat sebagai suatu cermin.

Share:

Perkembangan Teknologi Fingerprint

Google Image - Perkembangan Teknologi Fingerprint

Perkembangan Teknologi Fingerprint - Honda Siapkan Generasi Terbaru CRB250RR, Simak Ubahannya

Perkembangan Teknologi Fingerprint - Hal yang menciptakan smartphone Xiaomi disukai di samping harga murah dan spesifikasi bersaing ialah dukungan aplikasi dari perusahaan yang pun rutin dilakukan, bahkan untuk perlengkapan yang tergolong telah tua. Info teranyar dari forum MIUI mengungkapkan sepuluh smartphone Xiaomi bakal mendapatkan OS Android Pie, dengan Global Beta guna dua di antaranya datang sebelum akhir Maret. 

Lima lainnya bakal masuk pada bulan Juni, sedangkan tiga ponsel tidak mempunyai timeline untuk ketika ini, namun update guna mereka pun sedang dalam proses. (kredit: gsmarena) Beruntung untuk semua empunya smartphone Xiaomi karena susunan ini berlaku guna semua perlengkapan baik pada MIUI ROM China maupun MIUI ROM Global. 

Setelah versi Beta siap guna pengujian publik, perusahaan diinginkan mengumumkannya di forum dan menggulirkannya via OTA. 

Administrator board diskusi forum itu mengklarifikasi bahwa susunan tersebut tidak lengkap, di mana sesudah pembuat menyimpulkan bahwa smartphone beda yang telah menjalankan Android Oreo siap guna mendapatkan Android Pie juga, dan akan memodernisasi posting sah tersebut. 


Smartphone teranyar dari Xiaomi telah menjalankan Android 9 Pie, yaitu Mi 9 yang adalah flagship teranyar milik perusahaan asal China ini.

Baca Juga : Google Disebut Sematkan Mode Gelap guna Android Q

MIUI yang berbasis Android Pie bakal menghadirkan fitur-fitur laksana mode Picture-in-Picture, API guna kata sandi, slider volume, bayang-bayang pemberitahuan, dan masih tidak sedikit fitur baru lainnya. Xiaomi seringkali tidak menautkan pembaruan antarmuka pemakai MIUI dengan paket OS Android, jadi Anda barangkali akan menemukan OS Android Pie meskipun smartphone sedang menjalankan MIUI yang lebih tua. 

Share:

Perkembangan Teknologi Era Milenial

Perkembangan Teknologi Era Milenial - Sa'bani Berharap Teknologi Informasi Dimanfaatkan untuk Kemaslahatan


Google Image - Perkembangan Teknologi Era Milenial


Perkembangan Teknologi Era Milenial - Operator seluler Indosat Ooredoo belum menyimpulkan untuk mematikan jaringan 2G. Anak perusahaan Ooredoo ini berdalih lebih dari 20 persen pelanggannya masih memanfaatkan jaringan 2G.

"Kita mesti melihat keperluan pelanggan, kebetulan di Indonesia ini masih tidak sedikit pelanggan-pelanggan yang gunakan handset jadul [jaman dahulu]. Jadi yang 2G tersebut masih di atas 20 persen," ungkap head of network planning and optimisation Indosat Ooredoo Kustanto untuk awak media di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (25/4).

Kendati demikian, Kustanto mengakui andai pelanggan yang memakai jaringan 2G jumlahnya terus menurun. Ia juga tak menampik andai seiring berjalannya masa-masa jaringan 2G bakal dimatikan.

"Ini tambah turun [jaringan data 2G], sampai sebuah waktu pemakai nya tidak banyak ya kita minta maaf barangkali 2G di saat tersebut lah telah harus anda matikan," imbuhnya.

Namun di sisi lain, Kustanto mengungkapkan andai kedepan pemakai 2G meningkat maka pihaknya bakal terus mengerjakan pembangun infrastruktur.

Ia berdalih jika permintaan pemakai 2G signifikan, maka Indosat bakal tetap membina infrastruktur pendukung menilik tren di setiap wilayah berbeda-beda.

Sikap Indosat berbanding terbalik dengan pesaingnya, XL Axiata. Anak perusahaan Axiata Group Bhd ini malah berencana mematikan jaringan 2G lantaran pemakainya kini melulu 10 persen dari borongan pemakai. Direktur Teknologi XL Axiata Yessie D Yosetya menuliskan pihaknya mulai mematikan jaringan 2G semenjak 2018.



"Penutupannya (jaringan 2G) sudah semenjak 2018 per cluster, di 2018 kita mengerjakan akselerasi depresiasi guna 2G dan itu ialah dengan mengerjakan shut down jaringan 2G," kata Yessie di Jakarta, Kamis (5/4).

"Jadi ketika kami mematikan 2G, yang menjadi keuntungan untuk kami ialah frekuensi jadi terbukan dilaksanakan refarming. Kami refarming 2G guna jaringan LTE untuk menambah bandwith 4G," pungkasnya
Share:

Kemajuan dan Pertumbuhan Teknologi

Kemajuan dan Pertumbuhan Teknologi - 5G Bisa Diterapkan Jika 6 Syarat Berikut Terpenuhi


Google Image - Kemajuan dan Pertumbuhan Teknologi


Kemajuan dan Pertumbuhan Teknologi - Smartfren mengungkapkan ada enam konsep teknologi dasar yang menjadi kriteria guna terselenggarangan jaringan 5G

VP Technology Relations and Special Project Smartfren Munir Syahda Prabowo menyebut ada enam persyaratan yakni keberadaan carrier aggregation (CA), small cell, Multi Input Multi Output Antenna (MIMO), Quadratur Amplitude Modulations (QAM), beam forming, dan full duplex.

Pertama CA. CA merupakan teknologi yang memungkinkan jaringan dilangsungkan di dua frekuensi berbeda. Keuntungannya merupakan kecepatan bisa dilipatgandakan untuk meningkatkan bandwidth.

“Carrier aggregation ini kewajiban utama yang harus dimiliki 5G. Wifi dan 4G bisa diagregasi demi kepentingan kecepatan data,” jelasnya saat konferensi pers di Bandung, Jawa Barat, Rabu malam (24/4/2019).

Baca Juga : Time To Say Good Bye "BBM"

Selanjutnya, kata Munir, teknologi kedua merupakan small cell. Small cell ialah based transceiver station (BTS) guna menaungi tempat geografis yang kecil. Small cell berperan untuk mengirimkan kecepatan data dan lattency yang rendah demi kebutuhan 5G.

“Small cell lebih baik untuk mengantarkan sinyal karena jaraknya lebih dekat daripada harus ada tower yang sampai 20 meter. Tujuan small cell supaya lebih pendek jarak antara BTS dengan perangkat,” imbuhnya

Ketiga yakni MIMO. MIMO berfungsi untuk mengirim sinyal dari dua atau lebih antena yang berbeda dengan aliran data berbeda dan dengan pemrosesan sinyal.

“Gini, analoginya kayak gerbang tol. Kalo gerbang tol ditambah maka akan lancar orang yang akan masuk ke tol. Kalau empat macet, bila delapan jadi lumayan lancar jadi kemacetan di gerbang bisa terbagi,” katanya.

Keempat merupakan QAM yang digunakan untuk mengawal supaya jalan tol tersebut terhindar dari kemacetan. Munir menyebutkan MIMO dan QAM bakal mempermudah sinyal masuk guna memperlancar kecepatan dan lattency.

“Mobil yang kecil-kecil naik truk trailer. Sehingga mobil itu tidak membuat ruwet jalan tol. Kalau sudah diatur maka akan lancar, tidak saling salip dan kecepatannya sama dan stabil,” kata Munir.

Kemudian, ada beam forming. Beam forming akan memfokuskan antena BTS supaya dapat memancarkan sinyal sesuai dengan kebutuhan atau distrik yang membutuhkan konsumsi data lebih.

“Jadi beam farming ini pintar, antennya akan menghadap ke tempat-tempat yang ramai pemakai. Ini agar lebih fokus ke target agar ke pemakaian jaringan tersebut lebih efektif,"

Baca Juga : China Desak Amerika Terima Perhumbuhan Industri China

Terakhr, full duplex. BTS nantinya bakal dapat menerima dan memancarkan data secara bersamaan dalam frekuensi yang sama. Full duplex bisa melipatgandakan kapasitas jaringan nirkabel.

“Antara upload dan download kecepatannya tidak jauh berbeda. Kalau 4G ditambahkan ini semua, maka akan menjadi 5G," pungkasnya.
Share:

Perkembangan Ieknologi dan Penemuan Baru

Perkembangan Ieknologi dan Penemuan Baru - Pertamina Bentuk Tim Peninjau Sosial Media



Googel Image - Perkembangan Ieknologi dan Penemuan Baru


Perkembangan Ieknologi dan Penemuan Baru - Media Komunikasi PT Pertamina Persero, Alih Istik Wahyuni mengatakan, hoaks merupakan dampak dari pertumbuhan teknologi informasi. Dia mengakui, ketika ini memang tidak dapat menahan atau memberi batas pertumbuhan teknologi informasi tersebut. "Perkembangan teknologi informasi berpengaruh pada pertumbuhan sosial media. Sementara itu, hoaks ini merupakansalah satu dampak dari pertumbuhan tersebut," kata Alih di acara Millennials Tangkis Hoax Bersama Pertamina di Politeknik Negeri Jakarta Kampus UI, Kamis, 25 April 2019.

Alih mengingatkan, masyarakat dapat mengawal diri dengan menyaring hoaks. Masyarakat juga diminta tidak langsung percaya atas informasi yang beredar."Memang kita sudah tidak lagi bisa menghindari atau membatasi 100 persen pertumbuhan teknologi. Tetapi saya dan anda bisa untuk diri kamu sendiri dan orang sekeliling. Menjaga diri dengan menyaring hoaks, agar tidak langsung percaya juga menginformasikan guna keluarga atau kerabat dekat bersangkutan hal tersebut," ujarnya.



Alih mengakui, Pertamina merupakan perusahaan yang sering terpapar isu hoaks. Beberapa di antaranya merupakan kasus hoaks tabung gas LPJ, takaran BBM dan rekrutmen."Untuk Pertamina sendiri, kamu memang sebagai perusahaan yang besar dan diketahui sering kali terpapar isu hoaks. Contohnya persoalan rekrutmen, persoalan tabung gas LPJ, takaran BBM, laksana tersebut tidak tidak banyak sekali beritanya," ujarnya.

Ia berharap, bila tidak tidak banyak berita hoaks beredar bersangkutan Pertamina maka hendaknya segera melaporkan ke Pertamina. Sejauh ini pun sudah ada tim pemantau soal isu yang berkembang di sosmed. "Isu itu langsung kamu klarifikasi secara internal, setelah diketahui itu hoaks akan kamu viralkan kembali, supaya orang-orang langsung tahu berita itu tidak benar," ujarnya.



Dia menambahkan, "Mari cek dahulu sebelum menyebarkan informasi, apakah benar atau salah. Kalau salah setop di kamu saja."
Share:

Perkembangan Teknologi Dan Informasi

Perkembangan Teknologi Dan Informasi - Bullying Melalui Media Sosial Semakin Marak



Google Image - Perkembangan Teknologi Dan Informasi


Perkembangan Teknologi Dan Informasi - Banyak persoalan bullying atau perundungan terjadi belakangan. Duh, kejadian ini pasti membuat orang tua takut ya, Bun. Apalagi, bullying tidak tidak banyak terjadi pada anak-anak dan remaja.

Berdasarkan penjelasan dari psikolog Patricia Yuannita, M.Psi, sebenarnya persoalan perundungan sudah ada dari tahun 1990-an. Semenjak itu, perundungan berkembang dengan pesat.

"Perundungan berkembang pesat sebab pertumbuhan ekonomi dan teknologi. Keduanya memicu anak-anak dan remaja ini untuk bertahan di lingkungan," kata wanita yang akrab disapa Yoan ini dalam Diskusi Bersama Ngobras, di Nutrifood Inspiring Center, Matraman, Jakarta Pusat, baru-baru ini.

Menurutnya, anak dan remaja zaman sekarang menggarap perundungan atau bullying karena sedang mencari identitas. Pencarian identitas ini ditentukan dan menilai eksistensinya melalui media sosial.


"Dengan media sosial, anak-anak ini berusaha mengekspresikan diri mereka. Nah, masalahnya perkembangan teknologi tidak dapat dibuntuti dengan baik oleh anak-anak," ujar Yoan.

Efek dari perkembangan teknologi ini pun mengakibatkan anak dan remaja berkeinginan terlihat lebih kuat melalui bullying. Padahal, mereka sendiri sedang mencari identitasnya.

Yoan menambahkan, peran orang tua ialah dapat memahami tahap perkembangan anak. Namun, ketika anak menjadi korban atau pelaku perundungan, tidak semua kesalahan berasal dari orang tua ya, Bun.

"Perundungan tidak bisa sepenuhnya disalahkan ke orang tua, karena mereka juga sedang mengikuti perkembangan zaman. Orang tua juga belum terlatih karena tidak begitu saja tahu kiat parenting yang baik," tutur Yoan.
Salah satu kiat efektif guna orang tua untuk membantu remaja yang sedang mencari jati diri merupakan melakukan komunikasi emosional. Artinya orang tua paham dengan kebutuhan anak.

"Dengan komunikasi emosional, orang tua dapat mengajar skill untuk menonton emosi anaknya sendiri. Selanjutnya, orang tua dapat mengajar emosi anak, mengajarkannya sekian tidak sedikit emosi seperti emosi saat marah atau sedih," kata Yoan.


Di tahap perkembangan remaja yang riskan, orang tua harus mengajarkan nilai-nilai keluarga sejak dini pada anak. Sehingga, saat anak tumbuh remaja dan sedang mencari identitasnya, anak sudah siap dan dapat memungut keputusan yang baik dan bertanggung jawab.
Share:

Perkembangan Teknologi Cloud Computing

Perkembangan Teknologi Cloud omputing - Teknologi E-voting Cegah Manipulasi Data ketika Pemilu


Google Image - Perkembangan Teknologi Cloud Computing



Perkembangan Teknologi Cloud Computing - Tak bisa dipungkiri masyarakat sekarang ini sudah semakin melek teknologi. Dalam keterangan resmi yang diterima Okezone, Direktur Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi (PTIK-BPPT), Michael A. Purwoadi mengungkapkanandai tampaknya masyarakat mulai jenuh dengan pemilihan suara yang belakangan ini berpotensi dimanipulasi.

Sehingga kehadiran e-voting layak menjadi sebuah metode yang patut diterapkan. Meskipun demikian, dalam penyelenggaraan e-voting pasti akan terjadi pro dan kontra.

Teknologi e-voting meyakinkan berlangsungnya pemungutan suara dan perhitungan menggunakan TIK demi Pemilu yang transparan, jujur dan akuntabel serta dapat diaudit di tiap tahapannya, layak dijadikan teknik yang tepat untuk melaksanakan pemilu,” jelas Purwoadi.

Mengenai konsep e-voting Purwoadi menuturkan bahwa secara prinsip, sistem pemilihan elektronik itu menghilangkan teknis manual pada sistem pemilihan konvensional, seperti surat suara dan perhitungan manual serta rekapitulasi otomatis dan berjenjang.

Kemudian sistem pemilihan dan pemungutan elektronik mempunyai limabagian perangkat, yaitu pembaca KTP-el, generator kartu V-token, pembaca kartu pintar, e-voting, dan printer kertas struk.


Hasil perhitungan suara elektronik pun dapat langsung diperoleh begitu waktu pemungutan suara ditutup. Purwoadi menambahkan, hasil rekapitulasi pun dapat langsung dikirim ke pusat data di tingkat desa. Setelah hasil perhitungan penghasilan suara TPS dicetak, langsung dikirim ke pusat data dan terekapitulasi secara otomatis dan berjenjang mulai dari desa/kelurahan, kecamatan, kabupaten, provinsi dan nasional.

"Jadi, ini di samping quick count juga real count. Cepat dan akurat serta terverifikasi," jelasnya.

Hasil hitung cepat ini disebut Purwoadi sebagai e-rekapitulasi di mana pihaknya pun sejumlah ketika lalu berusaha meyakinkan lembaga penyelenggara Pemilu untuk menggunakan Pemilu ini demi meningkatkan kualitas Pemilu di Indonesia, manakala KPU masih menerapkan pemungutan suara manual digitalisasi produk dan layanan

Form C1.plano difoto dan dikirim langsung dari TPS oleh KPPS dengan dibubuhi tanda tangan elektronik KPPS yang mengirim sebagai pemenuhan atas dokumen elektronik yang sah secara hukum untuk mendukung proses sengketa hasil pemilu di Mahkamah Konstitusi.

“Ke depan ya ini kamu harus berpikir untuk menyajikan data yang cepat, akurat transparan dan akuntabel. Saya yakin teknologi informasi dan komunikasi dapat mewujudkan ini,” ujarnya.

“Kita sampai saat ini dapat simaklah mulai dari Pemilu 2009, 2014,sampai 2019 ini dengan hitung konvensional hampir sebulan hasilnya baru diumumkan. Sebab itu BPPT akan terus berusaha mengedepankan wacana pemakaian e-rekapitulasi ini untuk kedepannya,” katanya.

E-rekapitulasi, menurutnya juga adalahpilihan yang inovatif dan sangaturgen dalam melaksanakan salah satu pilar demokrasi yang berkualitas, yangdiinginkan dapat menangkal aspek manipulasi data. Teknologi ini jugadapat dicari sumber kesalahannya, sehingga dirasakan tetapmeyakinkan pemilu yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil.
“e-rekapitulasi merupakan bagian proses yang sangat urgen dari e-voting. Tepatnya yaitu proses pengolahan, pengiriman dan penayangan hasil rekapitulasi penghasilan suara pemilu di tiap tempat pemungutan suara, serta menghasilkan jejak audit,” jelasnya.


Purwoadi lalu menyatakan bahwa pihaknya telah mengerjakan sekian tidak sedikit kajian dan mempraktekan pemilihan umum secara elektronik di lebih dari 900 pilkades di mana secara hasil dan bukti pelaksanaan Pemilu dengan eVoting dan hasilnya bisa cepat keluar pada saat TPS tutup.
Share:

Perkembangan Teknologi Berdampak Buruk Terhadap Kehidupan Sosial Remaja Pro

Perkembangan Teknologi Berdampak Buruk Terhadap Kehidupan Sosial Remaja Pro - Siapa Bilang Ilmu Sosial dan Budaya Tak Penting?


Google Image - Jendela Teknologi


Perkembangan Teknologi Berdampak Buruk Terhadap Kehidupan Sosial Remaja Pro - Sejak bangku SMA, penjurusan IPS kerap dialami sebagai kelas dua. Kelas bahasa bahkan di bawahnya lagi. Hal tersebut terlukis dari sedikitnya pemilih jurusan IPS. Di sejumlah sekolah, jumlah kelas IPS bahkan lebih tidak tidak sedikit dariruang belajar IPA. Di samping itu, tak jarang predikat bodoh, anak bandel, urakan tersemat pada anak-anak jurusan IPS dan bahasa. Cara pandang itu ada akarnya, yang ditelaah oleh salah satunya oleh Rognvaldur D. Ingthrosson (pdf), yang menjelaskankenapa ilmu sosial secara metodologi dialami terbelakang bila dibandingkan ilmu eksakta. Alasannya, menurut penjelasan dari pencarian Ingthrosson, ilmu alam menjadi acuan guna ilmu sosial karena metodologi ilmu alam dinilai lebih pasti. Pendeknya, ilmu alam dengan metodologi yang ketat dialami lebih ilmiah, sehingga dipandang punyastatus lebih tinggi dibanding ilmu seperti sosiologi atau antropologi. Lalu, apa kabar dengan ilmu kelaziman atau ilmu humaniora yang terdiri dari seni, filsafat, sastra, sejarah? Rumpun ini lebih nahas lagi, dipandang tidak berguna. "Nanti mau kerja apa?" merupakan respons yang jamak bila seseorang mengatakan berkeinginan menekuni ke bidang-bidang tersebut. Lanjutannya: "Mau bekerja (dengan penghasilan besar), ya jadi insinyur, dong!" 

Baca Juga : 

Stereotip Lama Sudah Tak Relevan Tentu saja tak ada yang dapat membantah bahwa teknologi berperan amat besar dalam peradaban manusia sekarang ini. Namun, bukan berarti ilmu sosial dan humaniora merupakan ilmu yang tak berguna. Humaniora bahkan dapat diubah dengan teknologi, dan menjadi sesuatu yang bernilai di era digital ini. "Kami berkeinginan menunjukkan guna mahasiswa calon sarjana dan pascasarjana bahwa mempelajari ilmu humaniora dalam sekian tidak sedikit bentuknya adalahteknik spektakuler guna menyiapkan diri menghadapi dunia di luar sana," kata Profesor Bahasa & Sastra Romanik dan Sastra Komparatif, Diana Sorensen, guna hadirin dalam forum diskusi publik bertajuk "Digital Humanities: Across the Spectrum" di Universitas Harvard, Amerika Serikat, seperti ditulis situs Harvard. Panelis lain dalam diskusi tersebut meyakinkan bahwa stereotip humanis, sebagai sosok yang terasing di sebuah pojok ruangan remang-remang, sudah tak relevan lagi. 

Dengan proyek humaniora digital, seluruh humanis dapat tercebur dalam era digital. Dengan humaniora digital, seluruh humanis dapat diajar penerapan teknologi informasi untuk literasi digital. Contoh sederhana: pengarsipan. Orang di bidang teknologi informasi memang yang memahami piranti untuk mengarsipkan. Namun, siapa yang paling memahami konten untuk tujuan literasi? Tak ada yang lebih meyakinkan ketimbang mereka yang terlatih memperhatikan naskah sastra, dokumen sejarah, teks filsafat, serta menekuni seni. Belajar dari Steve Jobs Bagaimana mungkin seni dialami tak berguna? Menjawab soal ini, Steve Jobs bisa dijadikan cermin. Profesor program studi wanita, gender, dan studi sexual dari Universitas Yale, Inderpal Grewal, dalam tulisan di Huffington Post menunjukkan bagaimana Steve Jobs amat terpengaruhi kelas kaligrafi yang pernah diikutinya dalam mendesain Mac.

Berdasarkan penjelasan dari Grewal, orang-orang berpandangan bahwa seni dan humaniora tidak berfungsi untuk membuat sebuah inovasi teknologi. "Mereka tidak pernahmengasumsikan bahwa Seni dan Humaniora dapat menjadi pusat produktivitas dalam ranah ekonomi, lagipula menyerahkan sebuah kemampuan untuk memimpin perekonomian global," tambahnya. Film, televisi, musik, dunia seni, museum, fashion, dan konten internet,dibuat oleh seluruh penulis, musisi, seniman, dan desainer. Mereka mengerjakan tersebut seluruh dengan mengolaborasikan teknologi dengan inovasi ilmiah. Semua itu merupakan "industri budaya" yang besar pengaruhnya guna AS sebagai kekuatan ekonomi dunia. Lebih lanjut, Grewal menyatakan produk Jobs merupakan bukti bahwa humaniora dan sains-teknologi saling bersangkutan. "Keduanya [humaniora dan teknologi] merupakan bagian dari satu dunia,"katanya.

Pendidikan Humaniora Itu Penting Di luar pentingnya literasi digital yang perlu melibatkan seluruh humanis, seluruh ilmuwan (ilmu alam) dan insinyur jug memerlukan humaniora. Peraih gelar doktor bidang humaniora dari Universitas Texas, Troy Camplin, menyebutkan bahwa saat memperhatikan karya fiksi, kamu mulai berempati dengan karakter. Ia juga berpendapat bahwa karya sastra merupakan wujud dari versi paling halus dan kompleks dari cara berpikir alami seseorang. Apabila seseorang berkeinginan mempertajam pemikirannya, ia harus tidak sedikit menyimak karya sastra. Sastra, seperti halnya seni lain, pun menolong seseorang merangsang kreativitas. Dalam sastra, terdapat perlintasan kreatif yang membantu orang untuk menonton pola dan koneksi di bidang lain. Kreativitasingin terjadi ketika salah satu kiat pikir terhubung dengan kiat pikir lain. Dari Singapura, profesor hukum internasional sekaligus diplomat senior Singapura Tommy Kohmengindikasikan apa yang mesti diperhatikan di negaranya yang sedang menghadapi tantangan revolusi industri keempat yang dimulai pada pergantian abad ke-21. Era ini telahmencetuskan perusahaan yang mengubah status quo, dicantaranya Airbnb, Grab,dan Alibaba.


Dalam tulisannya di Channel News Asia, Koh menyebutkan bahwa dunia sedang diubah oleh robot, artificial intelligence, Internet of Things, big data, kota cerdas, block chain, sharing economy, financial technology, dst. Oleh sebab tersebut menurut penjelasan dari Tommy, Singapura harus mempersiapkan pemuda dengan pengetahuan, keterampilan, dan pola pikir untuk memanfaatkan peluang baru. "Hal ini yang mendasari pemerintah menekankan soal pembangunan STEM (Science, Technology, Engineering, dan Mathematics)," kata Tommy Koh. Seperti Inderpal Grewal, Koh juga menjadikan Steve Jobs sebagai contoh. Berdasarkan penjelasan dari Koh, Jobs berhasil memanfaatkan ilmu kaligrafinya untuk mendesain keyboard komputer Macintosh. Itulah yang mengasingkan Jobs dari seluruh pesaingnya. Tommy Koh juga mengutip omongan Jobs saat merilis iPad edisi terbarunya: "Kami di Apple paham bahwa teknologi saja tidak cukup--teknologi yang dikawinkan dengan liberal arts, dikawinkan dengan humaniora-lah, yang hasilnya akan membahagiakan hati kita." Berdasarkan pengalamannya sebagai diplomat, Koh menunjukkan bahwa belajar sastra dan sejarah merupakan hal yang penting. Berdasarkan penjelasan dari Koh, menghindari belajar sejarah akan menjerumuskan kita ke dalam masalah dan sebaliknya, mempelajari sejarah akan memberdayakan siapa pun yang mempelajarinya. Memahami sejarah sebuah negara mempermudah ia memahami dan berinteraksi dengan negara tersebut.

Soal sastra, Koh memandangnya membantu seseorang untuk berpikir, menulis, dan berbicara dengan jelas. Baginya, revolusi industri keempat tidak membuat studi tentang humaniora tidak relevan. "Kita harus mempelajari humaniora sebab tersebut akanmenolong kita berpikir secara analitis, menulis dengan jelas dan berbicara secara persuasif," tulisnya. Oleh karena itu, menurutnya Singapura perlu mengupayakan pendidikan holistik. "Apa yang dibutuhkan dunia merupakan untuk mendidik anak-anak muda kamu baik dalam ilmu pengetahuan dan kemanusiaan. Kita membutuhkan kawakan teknologi yangmengetahui humaniora dan humanis yang memahami teknologi,"
Share:

Popular Posts

Recent Posts

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Sample Text

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua.

Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation test link ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

Pages

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.